Modal Burger Menu

Kebaikan yang Bergerak, Dari Uang Kembalian Menjadi Manfaat yang Dirasakan Masyarakat Luas

Di sebuah gerai Indomaret, kebaikan bisa dimulai dari sesuatu yang begitu sederhana: uang kembalian. Bagi seorang pelanggan, beberapa ratus rupiah mungkin terlihat kecil. Namun, ketika dilakukan bersama oleh banyak orang dan dikumpulkan secara konsisten, kontribusi sederhana itu dapat bergerak menjadi sesuatu yang jauh lebih berarti, menjadi ruang kelas yang kembali layak digunakan, air bersih yang lebih mudah dijangkau, hingga layanan kesehatan yang hadir lebih dekat bagi masyarakat.

Inilah semangat Kebaikan yang Bergerak yang diwujudkan melalui kolaborasi Indomaret dan BenihBaik.com dalam Program Peduli Anak Bangsa. Melalui program ini, pelanggan Indomaret diberi ruang untuk ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat melalui donasi di gerai Indomaret.

Partisipasi tersebut dapat dilakukan melalui donasi langsung di kasir, bersamaan dengan pembayaran belanja, maupun dengan mendonasikan tanpa berbelanja. Dalam periode 1 Juni hingga 31 Agustus 2026, donasi yang dihimpun mencapai Rp 1.713.600.058, dan penggalangan donasi masih berlangsung hingga 30 September 2026. Namun, perjalanan kebaikan tidak berhenti ketika donasi terkumpul.

Bagi Indomaret, membuka ruang bagi pelanggan untuk berdonasi merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas di tengah masyarakat. “Aktivitas sosial telah menjadi bagian dari perjalanan Indomaret selama kurang lebih dua dekade. Tetap akan kami jalankan karena merupakan perwujudan atas sumbangsih seluruh pelanggan Indomaret dalam menjalankan donasinya,” ujar Marcomm Executive Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Bastari Akmal saat acara Talk Show Kebaikan yang Bergerak bersama Andy F. Noya dan Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. K.H. Saifullah Yusuf, S.I.P di Menara Indomaret, PIK, Rabu (16/9/2026). Hadir pula pada kesempatan itu, Marketing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Alvin Widjaja dan perwakilan konsumen sebagai donatur dari program donasi pelanggan ini.

Dengan jaringan gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan jutaan transaksi setiap harinya, ruang sederhana di kasir menjadi titik temu bagi begitu banyak niat baik. Bagi Indomaret, yang terpenting bukanlah berapa besar kontribusi yang diberikan oleh seseorang, melainkan bagaimana kontribusi tersebut ketika dikumpulkan bersama dapat membantu mereka yang membutuhkan.

“Pada dasarnya, pada saat niat untuk berdonasi, bukan bicara berapa rupiahnya untuk berdonasi,” tutur Bastari. Dari sana, kebaikan kemudian bergerak menuju tiga kebutuhan dasar yang menjadi fokus program, yaitu pendidikan, air bersih, dan kesehatan.

Melalui program Tumbuh Lestari, donasi pelanggan diwujudkan menjadi akses air bersih dan sanitasi melalui pembangunan sumur bor serta MCK komunal di Desa Luwunggesik, Kabupaten Indramayu, dan Desa Cikembang, Kabupaten Bandung.

Cerita serupa juga hadir melalui Ruang Harapan, yang mendukung renovasi sekolah dan penyediaan perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program ini dilaksanakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara; Kota Bontang, Kalimantan Timur; dan Kota Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, melalui Sehat Siaga, kontribusi pelanggan bergerak untuk memperkuat akses layanan kesehatan melalui pengadaan dan operasional dua unit ambulans serta penguatan sarana dan prasarana di 16 puskesmas di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Bangli, Bali. Tiga program tersebut membawa satu pesan yang sama: kontribusi yang diberikan di kasir dapat menempuh perjalanan yang panjang sebelum akhirnya sampai menjadi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Dalam perjalanan tersebut, ada satu hal yang tidak kalah penting dari menghimpun donasi: memastikan kontribusi tersebut digunakan untuk kebutuhan yang tepat. Founder & CEO BenihBaik.com, Andy F. Noya mengatakan bahwa setiap donasi merupakan bentuk kepercayaan. Karena itu, tanggung jawab tidak berhenti pada pengumpulan dana, tetapi juga memastikan dana tersebut dikelola dan diwujudkan menjadi program yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata.

Menteri Sosial RI atau yang akrab disapa Gus Ipul menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat membantu memperkuat layanan dasar sesuai kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil asesmen. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi tersebut agar manfaat yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Bagi BenihBaik.com, sinergi berbagai pihak juga membantu memastikan bantuan tidak hanya diberikan berdasarkan perkiraan, tetapi dapat diarahkan kepada penerima manfaat yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Andy F. Noya menilai, sinergi antara dunia usaha, pelanggan sebagai bagian dari masyarakat, pemerintah, dan lembaga pengelola donasi menjadi penting agar bantuan dapat diterima oleh mereka yang memang membutuhkan.

Inilah perjalanan Kebaikan yang Bergerak, ketika sesuatu yang dimulai dari langkah kecil tidak berhenti sebagai niat baik, tetapi terus bergerak hingga menjadi manfaat yang nyata. Bagi Indomaret dan BenihBaik.com, kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang. Sebab ketika kebaikan dilakukan bersama, kontribusi yang sederhana memiliki kesempatan untuk bergerak lebih jauh dan menjangkau lebih banyak orang.