Modal Burger Menu

Muba Jadi Acuan Penurunan Stunting, Sektor Swasta Turut Ambil Bagian

Suasana penyerahan 250 Paket Nutrisi dari PT Indomarco Prismatama di Auditorium Pemkab Muba, Rabu, 3 Juni 2026. Paket bantuan senilai Rp250.000 yang berisi bahan pokok bergizi dan susu pertumbuhan tinggi nutrisi ini diharapkan mampu mendukung komitmen Pemkab Muba dalam mengentaskan masalah gagal tumbuh (stunting) pada anak. (Foto: Humas Pemkab Muba)

Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggandeng PT Indomarco Prismatama (Indomaret) untuk menyalurkan 250 Paket Nutrisi di Auditorium Pemkab Muba pada Rabu, 3 Juni 2026.
  • Keberhasilan Pemkab Muba menurunkan prevalensi stunting dari 16,5% menjadi 14,8% menjadi alasan utama Indomaret memilih daerah ini sebagai lokus intervensi gizi di Sumatera Selatan.

RRI.CO.ID, Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berhasil menurunkan prevalensi stunting secara signifikan dari angka 16,5 persen menjadi 14,8 persen. Capaian positif tersebut mendorong pihak swasta memilih wilayah Bumi Serasan Sekate sebagai lokus utama intervensi gizi di Provinsi Sumatera Selatan.

PT Indomarco Prismatama bersama mitra menyalurkan CSR berupa 250 Paket Nutrisi untuk anak balita pada Rabu, 3 Juni 2026. Pihak penyelenggara memusatkan acara penyerahan bantuan penekan angka gizi buruk tersebut di Auditorium Pemkab Muba.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Akhmad Toyibir mewakili Bupati Musi Banyuasin Muhammad Toha Tohet membuka kegiatan tersebut. Akhmad Toyibir menyampaikan apresiasi yang tinggi dari pemerintah daerah atas kepedulian besar dunia usaha tersebut.

“Pelaksanaan CSR merupakan kewajiban moral dan hukum pelaku usaha sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal,” ujar Toyibir saat membacakan arahan Bupati Muba. Pihaknya berharap pelaku usaha bersedia menambah volume bantuan serupa secara berkesinambungan pada masa mendatang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Muba dr. Zwesty Wisma Devi memaparkan bahwa masalah pemenuhan gizi kronis memicu gagal tumbuh pada anak. Sementara itu, Akhmad Toyibir mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya edukasi pengelolaan nutrisi sehat bagi balita.

“Paket bantuan senilai Rp250.000 ini berisi bahan pangan pokok bergizi seimbang seperti beras, telur, dan susu pertumbuhan tinggi nutrisi dari Vidoran,” kata dr. Zwesty Wisma Devi. Pihak dinas sengaja menghindari pemberian susu kental manis karena produk tersebut kurang baik bagi kesehatan anak.

Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Palembang Budiyono menegaskan komitmen berkelanjutan perusahaan untuk membantu program kesejahteraan pemerintah daerah. Manajemen Indomaret berharap kehadiran ritel modern ini mampu memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Muba.

“Sebelum menyasar sektor kesehatan, kami telah aktif menyalurkan program CSR di bidang pemberdayaan UMKM lokal dan renovasi sekolah,” jelas Budiyono. Sejumlah pejabat daerah, perwakilan dinas, kader posyandu, dan jajaran manajemen Indomaret turut mengawal penyerahan simbolis paket bantuan itu.

sumber :

rri.co.id, Rabu 3 Juni 2026