Modal Burger Menu

Indomaret Kendari dan Pemkab Busel Bersinergi Tingkatkan Daya Saing UMKM

Asisten III Bidang Administrasi Umum Menyerahkan bantuan gerobak UMKM. Dia dampingi Kadis Koprasi UKM, Bapak Zainal S.Sos,. M.Si(dua kanan).Ketua DPC Gekrafs Buton Selatan Muh.Sadly Nur Ramadhan Adios(kiri) Dan pimpinan Indomaret

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Buton Selatan, Zainal, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan yang diikuti oleh 100 pelaku UMKM binaan ini merupakan realisasi konkret dari audiensi yang telah dibangun sebelumnya bersama manajemen Indomaret.

Penyerahan cendera mata akrilik lego Indomaret, Syukron Romadloni selaku pimpinan Indomaret kepada Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Buton Selatan, Bapak Insanu, SKM,. M.Si

Zainal juga menitipkan harapan agar manajemen Indomaret tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi benar-benar memberikan ruang bagi produk lokal di etalase mereka.

“Kami berharap produk-produk UMKM Buton Selatan dapat dipajang di gerai-gerai Indomaret wilayah setempat, bahkan hingga menjangkau seluruh jaringan di Provinsi Sulawesi Tenggara,” tuturnya.

Standarisasi Produk dan Proses Kurasi

Menanggapi harapan pemerintah daerah, Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Makassar, Syukron Romadloni, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh program penguatan ekonomi daerah tersebut. Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali materi mengenai standardisasi produk ritel modern serta demonstrasi pengolahan pangan yang baik.

Syukron menjelaskan, syarat bagi produk UMKM untuk dapat menembus toko modern pada dasarnya mengacu pada regulasi pemerintah, terutama kepemilikan sertifikasi Halal dan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Selain legalitas administrasi, pemenuhan standar juga meliputi kualitas kemasan, pencantuman kode batang (barcode), informasi kedaluwarsa, serta kejelasan komposisi produk,” jelas Syukron.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, produk-produk yang dibawa oleh peserta langsung melalui proses kurasi. Produk yang dinilai telah memenuhi standar akan langsung difasilitasi untuk dipasarkan di gerai Indomaret. Sementara bagi produk yang belum lolos, pihak Indomaret akan memberikan catatan evaluasi dan masukan agar pelaku usaha dapat melakukan perbaikan mutu.

sumber :

kendaripos.fajar.co.id, Kamis, 11 Juni 2026