Modal Burger Menu

Indomaret Group Tegaskan Komitmen Pemberdayaan UMKM dan Masyarakat melalui Kemitraan Berkelanjutan di Kabupaten Batang

Komitmen penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pemberdayaan masyarakat kembali ditegaskan melalui tindak lanjut kemitraan strategis antara Indomaret Group dan Pemerintah Kabupaten Batang. Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Batang ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada tahun 2025, dalam mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pembukaan lapangan kerja, pengembangan UMKM, serta pemberdayaan sektor pangan dan pertanian yang melibatkan langsung masyarakat setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, M.Si., Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, S.H., M.H., Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharudin, Coordinator Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Haliman Kustedjo, Direktur Utama Asputra Perkasa Makmur, Aif Arifin Sidhik, serta Kepala BPK2U Universitas Diponegoro Prof. Dr. Ir. Bambang W.H.E.P., M.S., M.Agr., IPU. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menekankan bahwa penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan nasional. “Seluruh pihak harus bekerja sama dan bergotong royong dalam mengimplementasikan program pemerintah secara nyata di daerah,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan ekonomi Pancasila. Sebagaimana arahan Presiden Prabowo melalui kemitraan antara usaha besar dan masyarakat diharapkan tercipta pemerataan kesejahteraan serta penguatan ekonomi rakyat secara berkelanjutan.

Sejalan dengan arahan tersebut, Indomaret Group menjalankan berbagai program tindak lanjut kemitraan yang berfokus pada penciptaan nilai sosial dan ekonomi. Kegiatan diawali dengan Job Fair Indomaret Group bersama PT Asputra Perkasa Makmur yang membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, termasuk kader GP Ansor Kabupaten Batang.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit kelengkeng sebagai bagian dari program pemberdayaan petani kelengkeng Kabupaten Batang bersama Universitas Diponegoro (UNDIP). Lahan seluas 1,5 hektar milik UNDIP di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang sebagai proyek percontohan dengan ditanamnya 300 pohon kelengkeng. Program ini dirancang sebagai model pengembangan pertanian berbasis riset dan pasar dengan kepastian penyerapan hasil panen oleh Indomaret sebagai offtaker.

Selain sektor pertanian, program CSR Indomaret Group juga menyentuh sektor pangan yang diwujudkan melalui peletakan batu pertama Program Kemitraan Paranje berupa peternakan ayam petelur di Desa Clapar. Program ini melibatkan kader GP Ansor sebagai mitra usaha, dengan dukungan bantuan modal usaha berupa dua unit kandang ayam guna mendukung pengembangan peternakan rakyat. Harapannya, kemitraan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Kami mengapresiasi konsistensi Indomaret Group dalam merealisasikan kemitraan ini. Program-program yang dijalankan tidak hanya mendukung UMKM dan petani, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batang secara berkelanjutan,” ungkap Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peluncuran produk UMKM Kabupaten Batang di Toko Indomaret Exit Tol Kandeman. Produk-produk tersebut merupakan hasil pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, dan kini sebanyak 25 produk UMKM lokal telah dipasarkan di seluruh gerai Indomaret di Kabupaten Batang.

Kemitraan ini merupakan bagian dari strategi Indomaret Group yang berorientasi pada dampak jangka panjang. “Kami memandang hal ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi sebagai proses pendampingan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, Indomaret berupaya membantu UMKM naik kelas, membuka akses pasar, serta menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat Batang,” jelas Coordinator Director Indomaret, Haliman Kustedjo.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha, program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pertanian kelengkeng yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong daya saing produk lokal Kabupaten Batang di tingkat nasional.